Tak Kenal Maka Tak Laku

 

Jaman sekarang, ketika apa saja bisa dipelajari dengan mudah dan cepat, menjadi orang yang dikenal luas akan memberikan banyak manfaat.

Yaitu menjadi yang pertama diingat orang lain.

Internet yang membawa kemudahan dan kecepatan, ternyata juga membawa efek negatif.

Apalagi jika dikaitkan dengan kegiatan berbisnis.

Dimana siapa pun bisa menjadi apapun, tentunya persaingan pun juga ikut meningkat.

Orang lain mungkin akan bertanya,

“Apa bedanya Kamu dengan desainer lainnya?”
“Kenapa saya harus pilih Kamu dibandingkan yang lain?”

Nah

Meskipun pembahasan saya jauh lebih condong ke sisi desain stok, tapi Anda juga bisa menerapkannya pada profesi Anda yang juga freelance.

Apa kaitannya profesi dengan dikenal luas?

Sebelum Anda baca, silahkan simak baik-baik ilustrasi saya di bawah ini :

Ada sebuah pasar yang menjual barang-barang berkualitas di sekitar tempat Anda tinggal. Di pasar itu khusus menjual buah-buah segar.
Pagi itu Anda membutuhkan 1 kg buah Apel. Dan berencana untuk mendapatkan buah segar dari pasar itu.
Di pasar tersebut berjajar penjual buah dengan kualitas nomor 1. Anda telusuri lorong demi lorong, hingga sampai ke tempat dimana ada pejual apel nya.
Di sana ada 10 orang penjual Apel, dan hanya 1 orang penjual yang sudah Anda kenal disana.
Maka, yang pertama akan Anda datangi adalah penjual yang sudah Anda kenal.
Apabila orang itu tidak ada, baru lah Anda beli dari penjual yang lain.

Nah, ketika ada 10 orang yang menjual barang yang sama, sebelum Anda beli, kemungkinan besar Anda akan mencari penjual yang memang sudah Anda kenal sebelumnya.

Dan kondisi ini pun juga berlaku pada produk fisik.

Seperti halnya kenapa Wacom lebih diminati desainer grafis, dibandingkan produk lain seperti Huoin.

Di luar dari fungsi yang ditawarkan, kondisi di atas dinamakan dengan Top Of Mind.

Apa itu?

Yaitu sebuah ikatan emosional yang terbentuk dalam pikiran seseorang yang membuat dirinya memilih sesuatu berdasarkan kesan yang telah dirasakan sebelumnya.

Itulah sebabnya …

– Kenapa kebanyakan desainer grafis lebih memilih Mac dibandingkan merk lain?
– Kenapa di Internesional, Adobe Illustrator lebih banyak digunakan dibandingkan CorelDraw?
– Dan, kenapa Shutterstock tetap paling diminati produknya, meskipun banyak situs sejenis yang bermunculan?
– Atau yang paling nyeleneh adalah, kenapa kita tetap menyebut Aqua saat membeli air mineral di warung2, meskipun mereka belum tentu jual merk itu?

Jawabannya adalah karena nama2 itu sudah tertancap di pikiran dan hati kita, lengkap dengan kesan yang mengikuti nama tersebut.

Kesan yang ditimbulkan pun bermacam-macam.

Mengutip ungkapan senior kita Abang Rio Purba “Percaya gak percaya Mac bisa meningkatkan harga jual”, itu artinya dengan menggunakan Mac, klien akan beranggapan harga jasa Anda berkualitas.

Sebenarnya Anda pun bisa.

Lewat portofolio Anda sendiri.

Saya pun sadar setelah membaca intisari brand di bit.ly/mauebookbranding.

Ternyata kita perlu membangun ikatan yang kuat dan kualitas, dengan klien atau pelanggan setia stok desain kita.

Bayangkan seandainya Anda selalu menjadi Top Of Mind klien/pembeli.

Apa manfaat yang bisa Anda rasakan? Misalnya seperti peningkatan pendapatan dan orderan yang selalu ramai.

Mau jadi Top Of Mind klien/pembeli?

Maka, tetap lah belajar. Perbaiki portofolio, dan tingkatkan kualitas.

Boleh share kalo MAU, atau bagikan kalo gak mau.

Penulis : Reza Pahlevi

(Visited 22 times, 1 visits today)


Facebook Comment

JASA PEMBUATAN WEBSITE JASA PEMBUATAN SOFTWARE JASA PEMBUATAN APLIKASI ANDROID