Apa Itu File Vektor?

Hasil gambar untuk vector file

(Sumber: Google Image)

Ketika bekerja dengan suatu proyek desain seperti logo perusahaan, diagram atau ilustrasi clip art, biasanya desainer akan menawarkan kepada klien, bentuk file seperti apa yang diinginkan. Di dalam artikel ini, kamu akan memahami apa itu file vektor, perbedaan file vektor dan bitmap, serta kelebihannya.

Perbedaan File Vektor dan File Bitmap

Dalam gambar elektronik dikenal dua jenis dokumen yaitu vector graphic dan raster graphic. Vector graphic terbuat dari titik-titik, garis, bentuk, dan kurva berdasarkan formula matematis. Elemen tersebut kemudian diisi dengan warna atau gradien yang dapat diatur dengan ketipisan berbeda.

File vektor menggunakan ekstensi .eps atau .ai pada nama dokumennya. Program yang dapat menghasilkan jenis file ini antara lain Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, dan Flash. Sementara raster graphic menggunakan piksel yaitu titik-titik kecil atau kotak warna untuk membentuk keseluruhan gambar.

Raster graphic juga terkait dengan bitmap file. Ekstensi raster meliputi .bmp, .jpg atau .jpeg, .tiff, dan .gif. Program yang dapat menghasilkan raster meliputi Adobe Photoshop, MS Paint, dan Corel Photo Paint.

Kelebihan File Vektor

File vektor memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan raster. File vektor dapat diubah menjadi berbagai ukuran skala, mulai dari ukuran kartu nama hingga sebesar billboard tanpa kehilangan ketajaman dan detail.

Sedangkan file raster umumnya sudah diubah dan dikalkulasi ulang oleh komputer sehingga hasilnya berupa gambar yang telah diolah. Jika diubah dalam ukuran yang besar, hasilnya gambar akan kabur dan tidak tajam.

Selain itu, gambar dalam bentuk file vector dapat diedit warna dan bentuknya tanpa mengurangi kualitas keseluruhan gambar.

Kelebihan lainnya yaitu, file vektor memerlukan ruang penyimpanan yang lebih kecil daripada file bitmap. Pada file vektor, katakanlah, dalam satu ruang berbentuk persegi berisi koordinat X dan Y dari titik permulaan beserta tinggi dan lebar. Berbeda dengan file bitmap yang seluruhnya berisi informasi pixel tergantung ukuran kotak yang ada.

Tambahan pula, file vektor lebih fleksibel dan bisa diubah ke dalam file bitmap. Sebaliknya, file bitmap tidak dapat diubah ke dalam file vektor. Untuk mendapatkan file vektor dari sebuah file bitmap, kamu harus membuatnya kembali menggunakan aplikasi berbasis vektor.

Format File Vektor yang Paling Banyak Dipakai

Desainer pro umumnya menggunakan program seperti Corel Draw, Inkscape, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand. Berikut ini format file vektor yang paling banyak digunakan.

EPS (Encasulapted Post Script)

Hasil gambar untuk eps file

(Sumber: Google Image)

Ekstensi ini merupakan format antarmuka grafis vektor yang biasa dihasilkan dari perangkat Mac. EPS juga digunakan pada Adobe Illustrator, meski software ini sudah mempunyai ekstensi bawaan.

Format file EPS dapat mendukung berbagai modus warna mulai dari RGB, CMYK, Grayscale, hingga Duplex. Di samping itu, EPS memiliki kemampuan PostScript yang dapat menampung berbagai jenis font.

SVG (Scalable Vector Graphics)

Hasil gambar untuk svg file

(Sumber: Google Image)

Format SVG dikembangkan untuk menampilkan grafis dan pengembangan web yang di dalamnya terdapat XML (eXtensible Markup Language).

Hasil tampilan dari jenis file ini juga dapat menjadi lebih dinamis dan interaktif. Terutama untuk animasi 3D. Format SVG kompatibel dengan program JAVA yang memungkinkan dapat dicetak dengan kualitas tinggi pada berbagai resolusi. SVG dapat digunakan pada program Corel Draw ataupun Adobe Illustrator.

CDR

CDR pastinya sudah akrab dengan kamu yang biasa membuat grafis menggunakan Corel Draw. Ekstensi ini merupakan bawaan dari Corel Draw. Keunggulan dari ekstensi .cdr yaitu ketika diperbesar atau diperkecil melebihi resolusi tidak akan pecah.

Meski merupakan format bawaan Corel Draw, kamu dapat membukanya pada Adobe Illustrator dan Corel Paint Shop. Untuk mengubah file CDR ke dalam format JPG, kamu bisa website cdrviewer.org secara gratis.

AI (Adobe Illustrator)

AI juga memiliki format bawaan yaitu .ai yang menjadi default jika kamu menggunakan Adobe Illustrator. Tidak berbeda dengan format .cdr, gambar dengan format .ai juga tidak akan pecah ketika diperbesar ataupun diperkecil.

Demikian penjelasan tentang apa itu file vektor beserta kelebihan dan macam-macamnya.


Facebook Comment

JASA PEMBUATAN WEBSITE JASA PEMBUATAN SOFTWARE JASA PEMBUATAN APLIKASI ANDROID