Ingin Menjadi Profesional, Inilah Tipe-tipe Desain Grafis yang Harus Kamu Tahu

Hasil gambar untuk graphic design types

(Sumber: Google Image)

Desain grafis digunakan untuk menjawab kebutuhan komunikasi melalui warna, gambar, bentuk, dan tipografi. Dalam desain grafis terdapat beberapa tipe yang memiliki spesialisasi tersendiri. Setiap tipe-tipe desain grafis memerlukan keterampilan dan teknik desain khusus.

Nah, bagi kamu yang baru di bidang desain grafis dan belum menentukan spesialisasi untuk ditekuni, simak beberapa tipe desain grafis di bawah ini.

  1. Desain Grafis untuk Identitas Visual

Tipe desain grafis ini berhubungan dengan pembuatan identitas visual perusahaan atau organisasi. Identitas tersebut perlu dituangkan dalam bentuk grafis yang mampu menceritakan tentang perusahaan atau merek melalui warna, gambar, dan bentuk.

Jika memilih grafis tipe ini, kamu harus memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis desain untuk pemakaian lintas media. Kamu juga harus memiliki keahlian komunikasi, kreatif, dan mampu melakukan riset.

  1. Desain Grafis Periklanan dan Pemasaran

Perusahaan bergantung pada pemasaran untuk menarik minat, keinginan, kesadaran, dan kepuasan masyarakat melalui media visual.

Sebagai desainer pemasaran, kamu dapat bekerja sendiri secara freelance atau membentuk tim kreatif. Karya yang dibuat antara lain desain untuk iklan di majalah, flyer, poster, banner, infografis, brosur cetak dan digital, serta presentasi PowerPoint.

  1. Desain Grafis untuk User Interface (UI)

Hasil gambar untuk graphic design ui

(Sumber: Google Image)

User Interface adalah bagaimana pengguna berinteraksi dengan perangkat atau aplikasi. Desain UI menjadikan tampilan antarmuka aplikasi atau perangkat lebih menarik dan mudah digunakan.

Desainer UI memiliki spesialisasi dalam desain aplikasi desktop, mobile, dan permainan. Umumnya desainer UI akan bekerja sama dengan UX (user experience) designer yang menentukan cara kerja aplikasi dan UI developer yang membuat kode-kode. Untuk menjadi desainer UI, kamu harus mempunyai keterampilan desain grafis, memahami prinsip kerja UI dan UX, serta mengeri bahasa pemrograman seperti CSS, JavaScript, dan HTML.

  1. Desain Grafis untuk Publikasi

Desainer grafis yang bekerja pada media publikasi harus bekerja dengan editor dan penerbit untuk menghasilkan tata letak, tipografi, dan artwork termasuk fotografi, grafis, dan ilustrasi. Menjadi desainer grafis publikasi, kamu bisa bekerja secara freelance, bergabung dengan agen desain, atau menjadi karyawan di perusahaan penerbitan buku, koran, majalah, atau katalog.

  1. Desain Grafis Kemasan

Kemasan produk tidak hanya berfungsi melindungi barang di dalamnya, tetapi juga mengomunikasikan dengan konsumen tentang mereknya. Desainer kemasan produk bertugas membuat konsep, mendesain mockup, dan membuat dokumen desain yang siap cetak untuk sebuah kemasan.

Di sini kamu memerlukan pengetahuan desain grafis, proses cetak, hingga kemampuan khusus dalam desain industri.

  1. Desain Grafis Gambar Gerak

Hasil gambar untuk graphic design motion picture

(Sumber: Google Image)

Grafis gambar gerak meliputi animasi, audio, tipografi, gambar, dan video serta efek yang diperlukan dalam media digital.

Desainer grafis gerak umumnya bertugas membuat judul dan kredit pada film, iklan, logo animasi, trailer, presentasi, video tutorial, website, aplikasi, banner, dan video game. Kemampuan yang harus dimiliki antara lain animasi, video, koding, dan 3D modeling.

  1. Desain Grafis Lingkungan

Desainer grafis lingkungan perlu menggunakan kemampuan untuk membuat ruang publik menjadi menarik, informatif, dan mudah ditemukan. Contoh pekerjaan yang dilakukan oleh environmental desain grafis antara lain mural, pameran museum, navigasi transportasi publik, serta desain tempat event dan konferensi.

Desain grafis lingkungan perlu memiliki multidisiplin ilmu meliputi grafis, arsitektur, interior, lanskap, dan desain industrial.

  1. Desain Grafis Seni dan Ilustrasi

Desain grafis seni dan ilustrasi harus memiliki kemampuan membuat komposisi untuk mengomunikasikan dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya seni. Meski grafis seni dan ilustrasi secara teknis bukan bagian dari desain grafis, tetapi dapat digunakan sebagai konten desain grafis itu sendiri.

Desain seni dan ilustrasi sangat penting dalam pembuatan desain pakaian, pola untuk tekstil, gambar gerak, stok gambar, novel grafis, hingga komik.

Itulah tipe-tipe desain grafis yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan memilih spesifikasi tertentu. Manakah yang paling cocok untuk Anda?

 


Facebook Comment

JASA PEMBUATAN WEBSITE JASA PEMBUATAN SOFTWARE JASA PEMBUATAN APLIKASI ANDROID