Membuat Logo Sederhana ala Profesional

Hasil gambar untuk nike logo

(Source: Google Image)

Logo sangat penting bagi perusahaan, instansi, atau produk untuk menunjukkan identitasnya kepada dunia luar. Oleh karena itu, logo harus didesain sedemikian rupa agar siapa saja yang melihatnya langsung teringat kepada perusahaan atau merek tersebut. Tidak heran jika banyak perusahaan besar sekelas Pepsi dan Nike membuat logo sederhana agar mudah tertanam di benak masyarakat.

Membuat logo sederhana memang tidak mudah, tetapi Anda dapat melakukannya sebagaimana seorang profesional dengan trik-trik khusus. Sebelumnya, Anda harus mengerti tujuan pembuatan logo dan pesan apa yang berusaha disampaikannya. Singkatnya, logo harus mampu merefleksikan sebuah merek atau perusahaan melalui bentuk, pola, warna, dan gambar.

Setelah mengetahui tujuan logo dan pesan di dalamnya, belajarlah membuat logo yang efektif dengan prinsip dasar sebagai berikut:

  • Mudah diingat, unik, dan mudah dikenali.
  • Bentuknya sederhana tetapi sesuai dengan produk atau perusahaan yang diwakili.
  • Tahan lama, artinya logo masih tetap dapat digunakan hingga 10 atau 20 tahun ke depan.
  • Dapat digunakan dalam berbagai media dan aplikasi.

Nah, untuk menghasilkan logo sederhana yang luar biasa, Anda dapat mengikuti tips di bawah ini.

1. Gunakan Bentuk Geometris

Bentuk geometris memiliki makna tersendiri yang dapat menarik perhatian. Misalnya bentuk persegi melambangkan keseimbangan, bentuk lingkaran menggambarkan keharmonisan dan sesuatu yang tidak terbatas, serta bentuk segitiga mewakili kestabilan.

2. Aplikasikan Warna Netral

Hasil gambar untuk gameloft logo

(Source: Google Image)

Pemilihan warna memengaruhi kesederhanaan desain Anda. Penggunaan warna netral atau hitam dan putih dalam logo menjadikannya tampak kontras. Misalnya logo Facebook yang memuat warna putih dalam simbol F-nya dan logo Gameloft yang berwarna perak dengan dasar hitam.

Setelah memasukkan salah satu atau kedua warna tersebut, Anda dapat menambahkan efek atau aksesori lain pada logo. Jika warna tersebut tidak dapat diaplikasikan pada desain Anda, bisa dikatakan logo yang dibuat belum minimalis.

3. Tidak Perlu Banyak Hiasan

Logo tidak perlu memuat banyak hiasan agar mudah diingat. Meski Anda memiliki banyak gagasan untuk menambah logo dengan berbagai aksesori, tetaplah ingat tujuan awal yaitu membuat logo yang sederhana.

Jangan rusak konsep logo minimalis dengan hiasan-hiasan yang rumit. Untuk memastikan logo Anda benar-benar sederhana, cobalah gambar di atas selembar kertas. Jika dapat melakukannya dalam satu goresan pensil, artinya logo tersebut sudah minimalis.

4. Gunakan Squiggle

Squiggle merupakan teknik desain logo dengan cara membuat garis yang berkelok-kelok hingga menjadi sebuah bentuk. Bentuk tersebut dapat menjadi pelengkap logo. Namun, Anda juga bisa membuat squiggle menjadi logo dengan mencantumkan nama perusahaan atau merek di sampingnya. Dari gambar squiggle, Anda dapat membuat bentuk apa pun sesuai dengan kreativitas. Contoh logo yang menggunakan squiggle yaitu Walt Disney dan Ford.

5. Teknik Logotype

Hasil gambar untuk pinterest logo

(Source: Google Image)

Logotype merupakan logo yang berbasis teks atau tulisan, seperti pada Google, Pinterest, dan Coca Cola. Desain logo dengan teknik logotype mudah dikenali karena sudah mencantumkan nama produk, merek, atau perusahaan itu sendiri. Di samping logotype, dikenal juga logogram, logo sederhana berbentuk simbol yang mewakili identitas perusahaan atau merek. Penggunaan logogram terlihat dalam logo Apple, Twitter, dan Shell.

Itulah prinsip dasar dan tips-tips dalam membuat logo sederhana supaya efektif dan mampu memperkenalkan suatu perusahaan atau merek dagang kepada khalayak. Agar dapat menghasilkan logo minimalis yang menarik, Anda juga perlu melihat berbagai referensi dan banyak berlatih. Selamat mencoba.


Facebook Comment

JASA PEMBUATAN WEBSITE JASA PEMBUATAN SOFTWARE JASA PEMBUATAN APLIKASI ANDROID